Internet Sharing di Ubuntu 7.10 (Desktop)
cahsukun on April 2nd, 2008
Berikut ini adalah pengalaman saya saat berbagi koneksi internet menggunakan Ubuntu
Yang saya gunakan adalah Ubuntu 7.10 Linux Desktop
Perangkat yang saya pakai:
1. Server dengan 2 Network Card ( Eth0 dan Eth1 ) = 1 unit
2. Jaringan Internet dari ISP
3. Hub Switch = 1 buah
4. PC Client dengan masing – masing 1 buah Network Card = 12 Buah
Menentukan IP Address ( Internet Protocol Address )
IP Address yang didapat dari ISP:
- IP Address dari ISP : 101.122.10.111
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.254
- DNS dari ISP : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
- Gateway dari ISP : 101.122.10.110
Ini akan di pasangkan untuk servernya
IP Server untuk koneksi/sambungan jaringan lokal
- IP Address : 192.168.1.2 192.168.1.1
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.0
- DNS dari ISP : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
IP Client-1
- IP Address : 192.168.1.2
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.0
- DNS : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
- Gateway : 192.168.1.1 ( IP addressnya Server Untuk jaringan lokal )
IP Client-2
- IP Address : 192.168.1.3
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.0
- DNS : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
- Gateway : 192.168.1.1 ( IP addressnya Server Untuk jaringan lokal )
IP Client-3
- IP Address : 192.168.1.4
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.0
- DNS : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
- Gateway : 192.168.1.1 ( IP addressnya Server Untuk jaringan lokal )
Yang saya lakukan untuk sharing koneksi/sambungan internet ke Client1 dan Client2
1. Dilakukan di Komputer Server
Buka Network Settings : System -> Administration -> Network
Pilih Wired connection (Eth0) selanjutnya klik Properties, akan keluar jendela eth0 properties.
Pilihan “Enable roaming mode” jangan dicentang
Pada Connection Settings :
-> Configuratian : Pilih Static IP address
-> IP address : isi IP yang diberikan oleh ISP ( 101.122.10.111 )
-> Subnet mask : isi Subnet mask yang diberikan oleh ISP ( 255.255.255.254
-> Gateway address : isi Gateway address yang diberikan oleh ISP ( 101.122.10.110 )
-> Selanjutnya klik OK
-> Kembali ke jendela Network settings, klik tab DNS, Klik +Add dan masukkan DNS yang diberikan oleh ISP ( 202.160.2.25 dan 202.160.0.36 )
-> Pasang kabel jaringan dari ISP ke NIC ( Eth0 )
Buka terminal : Applications -> Accessories -> Terminal
ping ke yahoo atau google : ping google.co.id
jika ada replay maka koneksi ke internet sudah OK
Kembali ke Jendela Network settings
Pilih Wired connection (Eth1) selanjutnya klik Properties, akan keluar jendela eth0 properties.
Pilihan “Enable roaming mode” jangan dicentang
Pada Connection Settings :
-> Configuratian : Pilih Static IP address
-> IP address : isi IP jaringan lokal anda, sesuaikan dengan jaringan lokal ( 192.168.1.1 )
-> Subnet mask : isi Subnet mask lokal, 255.255.255.0
-> Gateway address : “Kosongi, jangan diisi”
-> Selanjutnya klik OK dan Klik Close untuk keluar dari jendela Network settings
-> Pasang kabel jaringan ke HUB Switch
2. Dilakukan di komputer – komputer Client
Setting IP pada Client :
Dilakukan seperti pada setting IP di Server dengan;
Client-1 :
- IP : 192.168.1.2
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Gateway : 192.168.1.1 (IP server di Eth1)
Client-2 :
- IP : 192.168.1.3
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Gateway : 192.168.1.1 (IP server di Eth1)
Setelah setting IP Client, dicoba ping ke server : ping 192.168.1.1
jika ada replay, maka koneksi Client ke Server OK
Sampai disini, untuk koneksi/sambungan jaringan lokal ke server sudah beres, begitu juga koneksi/sambungan server ke jaringan internet.
3. Sharing sambungan/koneksi internet
3.1 Menggunakan Firestarter
Install Firestarter, proses installasi dengan asumsi sourcelistnya Repository sudah terpasang ( lewat DVD atau lewat Internet )
-> Lewat terminal : buka terminal, ketik :apt-get install firestarter
atau lewat Synaptic Package Manager
Selesai installasi Firestarter, buka Firestarter dan ikuti Wizzardnya, yang intinya koneksi internet melalui Eth0 dan jaringan lokal melalui Eth1
4. Buka internet browser dan kunjungi : http://ubuntu-semarang.org/blog





May 20th, 2008 at 3:24 am
yg itu ok sip dan berhasil pren. nanang cuma tanya dikit gimana kalo kita punya 2 group jaringan ip local.
May 21st, 2008 at 2:31 am
2 group jaringan ip local ?
Maaf saya masih bingung maksud pertanyaannya
Tolong bisa dijelaskan topologinya ( rencana urutan jaringan ) bagaimana?
June 3rd, 2008 at 2:57 am
Kodiak says : I absolutely agree with this !
June 19th, 2008 at 2:09 pm
Somehow i missed the point. Probably lost in translation
Anyway … nice blog to visit.
cheers, Alban!
August 6th, 2008 at 12:53 am
Maaf koreksi….
IP server untuk eth1 bukannya : 192.168.1.1 ?????
Bener ga yah…….???
August 7th, 2008 at 3:46 am
@ Indra
Matursembahnuwun untuk koreksinya, sudah saya ubah.
IP Server untuk koneksi/sambungan jaringan lokal
- IP Address : 192.168.1.1
- Subnet mask dari ISP : 255.255.255.0
- DNS dari ISP : 202.160.2.25 dan 202.160.0.36
August 7th, 2008 at 3:59 am
mas…gimana cara dapetin IP, DNS ama gateway dari ISP? thanks
August 9th, 2008 at 2:28 am
@ Beck
Cara dapetin IP, DNS ama gateway dari ISP?
Tanya saja ke ISP yang Anda pakai, sebagai customer, Anda berhak tahu.
Saya juga tanya ke ISP yang Saya pakai
March 2nd, 2009 at 4:05 am
saya sudah menyeting IP adressnya tapi untuk konex kejaringan lokal atau mengetikan perintang ping nya kemana, saya belum temukan
March 3rd, 2009 at 9:49 am
Gunakan Terminal (console), buka Applications-> Akcessories->Terminal
Setelah terminal terbuka ketik : ping xxx.xxx.xxx.xxx
dimana xxx.xxx.xxx.xxx adalah ip yang akan dituju
Nuwun
TJS
March 13th, 2010 at 4:59 pm
aku mau tanya sebaiknya topologi apa yg dipakai untuk warnet dengan 6 client 1 server, dan conection dari hub ke server serta dari hub ke lient,( pakai cross or straigh) thanks…..!
April 5th, 2010 at 1:14 am
Hubungan HUB ke HUB menggunakan Cross.
Sedangkan,
Hubungan HUB ke PC menggunakan Straight.